Rabu, 30 November 2011

# Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Lokal Setelah Adanya Mahasiswa UNNES sebagai pendatang di Sekaran


A.    LATAR BELAKANG
Gaya hidup merupakan istilah yang sedang populer saat ini dalam masyarakat. Gaya hidup masyarakat Sekaran saat ini telah mengalami perubahan dan perkembangan seiring berkembangnya jaman. Dahulu masyarakat tidak terlalu mementingkan urusan penampilan dan gaya hidup. Mereka lebih mementingkan masalah kebutuhan pokok daripada masalah penampilan,tetapi sekarang berbeda keadaannya ,karena kini urusan penampilan dan gaya hidup mulai menjadi perhatian serius. Masyarakat Sekaran terlihat lebih lugu dahulu,kepolosan mereka terkadang membuat mereka mempunyai kesan kuno dan tertinggal dari wilayah lain. Masyarakat Sekaran yang dahulu identik dengan masyarakat yang tradisional,lugu,dan sederhana. Kesan modern jauh dari citra mereka sebagai penduduk asli Sekaran.
Perkembangan disegala bidang terjadi sekarang ini baik secara langsung maupun tidak langsung menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan berbagai bentuk perubahan dan pebaharuan. Sekarang ini,penduduk Sekaran mengalami berbagai perubahan,setelah adanya  pendatang yaitu para mahasiswa UNNES. Gaya hidup mereka menjadi lebih modern dari sebelumnya.mereka mempunyai pengetahuan-pengetahuan tentang dunia modern.
Keberadaan mahasiswa UNNES sebagai pendatang mempunyai peranan besar terhadap kehidupan penduduk asli Sekaran. Realitanya,kini penduduk asli Sekaran mempunyai gaya hidup yang mengikuti gaya hidup para pendatang,yakni mahasiswa UNNES. Mahasiswa UNNES mempunyai latarbelakang yang beragam dari berbagai daerah membawa banyak pengaruh baik maupun buruk terhadap penduduk Sekaran. Sehingga terkadang kebiasaan atau gaya hidup yang berlebihan akan mempengaruhi kehidupan masyarakat Sekaran. Gaya hidup mahasiswa yang jati dirinya adalah sebagai anak muda pasti memiliki citra yang modern dalam bergaul dan berpenampilan dalam kehidupannya. Mereka mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang terkesan bebas dalam gaya hidupnya. Seharusnya masyarakat Sekaran tidak lantas menerima dan terpengaruh oleh kebiasaan-kebiasaan yang dibawa oleh para mahasiswa,tetapi harus memilah-milah nya terlebih dahulu. Agar mereka tidak lantas benar-benar terpengaruh oleh keadaan yang dibawa oleh para mahasiswa.
Dalam kesehariannya,masyarakat Sekaran justru mengikuti gaya hidup para pendatang dibanding menjaga atau mempertahankan gaya hidup mereka yang terdahulu,sebelum ada pendatang. Mereka terbawa oleh kebiasaan-kebiasaan yang ditimbulkan dari adanya para mahasiswa,baik dalam sikap maupun perilakunya.
Sekarang ini para penduduk Sekaran bergaya layaknya masyarakat kota yang serba modern,bukan tradisional seperti dahulu.

B.     RUMUSAN MASALAH
1)      Apa yang melatarbelakangi penduduk Sekaran mengikuti gaya hidup para pendatang yakni mahasiswa UNNES
2)      Bagaimana pengaruh gaya hidup mahasiswa UNNES terhadap gaya hidup penduduk Sekaran
3)      Bagaimana preseosi masyarakat asli Sekaran terhadap adnya penduduk pendatang
4)      Bagaimana kehidupan masyarakat asli Sekaran setelah dipengaruhi datangnya para mahasiswa UNNES

C.     TUJUAN PENELITIAN
Agar dapat membedakan bagaimana gaya hidup masyarakat Sekaran sebelum dan setelah datangnya para mahasiswa UNNES. Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengkaji lebih jauh lagi bagaimana kehidupan masyarakat Sekaran yang telah dipengaruhi oleh adanya para pendatang yakni para mahasiswa.

D.    MANFAAT PENELITIAN
1.      Manfaat teoritis
            Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan terutama yang berkaitan dengan disiplin ilmu sosiologi dan antropologi.
2.      Manfaat Praktis
            Dapat memberikan wawasan bagi peneliti dan pembaca mengenai gaya hidup masyarakat sekaran setelah adanya para mahasiswa yang datang. Dengan adanya penelitian ini maka dapat diketahui akan perubahan yang terjadi di masyarakat,dari tradisional ke modern.

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

1)      TINJAUAN PUSTAKA

A.    Gaya Hidup Masyarakat
Subandy(2000:165) mengemukakan gaya merupakan wahana ekspresi dalam kelompok yang mencampurkan nilai-nilai tertentu dari agama,social,dan kehidupan moral melalui bentuk-bentuk yang mencerminkan perasaan. Bagi Hebidge (dalam Chris Barker,2005:433),gaya adalah suatu praktik pemaknaan yang dalam kasus subkultur-subkultur yang spektakuler.
Dalam antropologi gaya hidup di definisikan sebagai pola tingkah laku sehari-hari segolongan manusia dalam masyarakat yang dapat diamati dan yang memberikan identitas khusus pada suatu golongan. Sedangkan menurut Chaney(1996:50) gaya hidup merupakan kehidupan yang khas dan dijalankan oleh sekelompok orang.
Gaya hidup adalah referensi yang dipakai seseorang dalam bertingkah laku dan mempunyai konsekuensi membentuk pola perilaku tertentu,Sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan pembentukkan image oleh orang lain  untuk merefleksikan dirinya berdasarkan nilai,orientasi,minat,dan pendapat yang berkaitan.

B.  Karakteristik Gaya Hidup
            Menurut Chaney (1996:167) ada tiga hal yang menjadi karakteristik atau ciri-ciri dari gaya hidup. Karakteristiknya yaitu :
a)      Tampilan Luar
            Penampilan luar dari benda-banda.orang,ataupun aktivitas menjadi aspek penting dalam masyarakat. Perkembangan modernisasi yang berupa teknologi telah memunculkan berbagai pengaruh untuk mementingkan kemasan luarnya saja daipada fungsi atau manfaatnya.

C.  Komunitas
            Menurut Koenjoroningrat,komunitas merupakan sekelompok orang dimana mereka mempunyai populasi tertentu dan yang paling penting adalah suatu kebudayaan tersendiri yang menjadi ciri dari komunitas tertentu. Di dalam sosiologi,komunitas(community) dapat diterjemahkan sebagai “masyarakat setempat” istilah mana menunjuk pada warga sebuah desa,kota,suku atau bangsa. Suatu kelompok dapat dikatakan sebagai komunitas jika memenuhi criteria adanya realitionship antara anggota kelompok tersebut dan bertempat disuatu wilayah. Dapat disimpulkan secara singkat bahwa komunitas adalah suatu wilayah kehidupan social yang ditandai oleh suatu derajat hubungan social tertentu. Dasar-dasar komunitas adalah kesamaan perasaan komunitas
            Unsur seperasaan akibat seseorang berusaha untuk mengidentifikasikan dirinya dengan sebanyak mungkin orang dalam kelompok tersebut. Setiap individu sadar akan peranannya,dalam kelompok dijalankan,sehingga mempunyai kedudukan yang pasti.

                             

0 komentar:

Posting Komentar

S P I R I T

Dalam Hidup Ini Semua Ada Waktunya ,

Ada Waktu nya Kita Merasakan Kebahagiaan,

Ada Juga Saatnya Kita Merasakan Kekecewaan,,

Layaknya Kuncup Bunga Yang Ada Waktunya Untuk Mekar,

Begitupun Dalam Kehidupan Ini,Yang Semua nya Ada Waktu nya Untuk Menjadi Indah.