Kamis, 01 Desember 2011

# Makalah "Kekerasan Pada Anak"


BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Anak merupakan bagian dari manusia yang merupakan potensi dan penerus perjuangan sebuah bangsa. Anak dalam mempertahankan hidupnya sangat tergantung pada orang lain. Anak sering kali menderita dan menjadi korban. Hal ini karena ketidakmampuan orangtua,masyarakat,dan pemerintah menjalankan fungsinya untuk melindungi,member pelayanan,dan menjamin tumbuh kembang serta masa depan anak. Banyak anak yang terlanggar haknya untuk tumbuh sebagai manusia yang utuh seperti apa yang didiperoleh anak seusianya. Adanya tuntutan yang ditujukan pada anak,menyebabkan anak Indonesia tidak mendapatkan perhatian yang semestinya,sehingga anak harus hidup dengan mencari uang dijalanan.
Anak jalanan adalah sebuah istilah umum yang mengacu kepada anak anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun mereka yang berada di jalanan masih mempunyai keluarga,hanya saja faktor ekonomi yang memaksa mereka untuk hidup di jalanan. Mereka tidak mendapatkan pendidikan,justru yang ada ialah situasi penuh ancaman kehidupan jalanan seperti standar kesehatan yang minim gizi,eksploitasi,serta berbagai bentuk depresi sosial ekonomi,cultural,dan psikologis. Semua acaman tersebut akan berpengaruh dalam membangun pola perilaku dan kematangan emosi anak-anak.
Anak jalanan yang berada di terminal bekerja untuk mendapatkan uang dengan bebas menjadi pengamen,pemulung,pengemis,pengasong,dan penyemir sepatu. Dalam pekerjaanya itu,justru ada permasalahan yang besar dibalik itu semua,yaitu masalah kekerasan dan eksploitasi yang diterimanya.
Kekerasan demi kekerasan sering menimpa anak jalananan yang berada di terminal baik secara fisik maupun non fisik. Sering kali mereka menghadapi eksploitasi dari orang-orang yang lebih dewasa seperti preman-preman yang ada diterminal. Bahkan ada juga pihak-pihak terntu yang memanfaatkan anak jalana untuk dikoordinasi dengan tujuan menghasilkan uang kemudian sebagian pendapatannya harus disetor pada pihak yang mengkoordinasi tersebut.
Hidup sebagai anak jalanan dan mengembara di jalan membuat mereka memiliki berbagai masalah sosial diantaranya ialah korban eksploitasi pekerjaan, rawan kecelakaan lalu lintas, ditangkap petugas, terlibat kriminal, konflik dengan anak lain, perlakuan yang salah dalam seks terhadap anak, diperjual belikan, dan lain-lain. Kondisi inilah yang menyebabkan anak jalanan mengalami masalah umum dalam bentuk kekerasan yang berakibat fisik ataupun gangguan emosional dan pelaksanaan peran sosial lainnya (Depsos, 2006).
Terminal bukanlah tempat yang aman dan nyaman untuk melakukan pekerjaan,resiko yang paling banyak diterima adalah diperas,ditodong,dieksploitasi,kekerasan yang tidak bisa dihindari. Ejekan dan hinaan merupakan bentuk kekerasan mental yang paling banyak diterima oleh anak jalanan di terminal. Kebanyakan anak jalanan pernah mengalami kekerasan dari masyarakat umum ketika anak melakukan kegiatan di terminal. Bentuk kekerasan yang juga dialami oleh anak jalanan adalah dimaki,diancam,dan diperas. Sedangkan bentuk kekrasan lainnya adalah diludahi,dimarahi,dan diusir.
Kekerasan yang dilakukan pada anak itu sendiri maupun lingkungannya di masa yang akan datang. Kekerasan pada anak mempunyai dampak negative pada kemampuan kendali diri,dorongan diri,ketekunan,motivasi diri,empati dan kecakapan sosial. Pengalaman-pengalaman buruk yang diterima anak jalanan di terminal membuat anak jalanan dituntut untuk mengembangkan kreativitasnya,yang tidak sekedar mendapatkan uang untuk membiayai hidupnya melainkan juga dalam upaya melindungi dirinya dari beragam ancaman yang ada dijalanan,misalnya kekerasan fisik yang dterima oleh anak jalanan mencakup tindak pemukulan,penamparan,dan penendangan anggota fisik.
Hidup sebagai anak jalanan dan mengembara di jalan membuat mereka memiliki berbagai masalah sosial diantaranya ialah korban eksploitasi pekerjaan, rawan kecelakaan lalu lintas, ditangkap petugas, terlibat kriminal, konflik dengan anak lain,diperjual belikan, dan lain-lain. Kondisi inilah yang menyebabkan anak jalanan mengalami masalah umum dalam bentuk kekerasan yang berakibat fisik ataupun gangguan emosional dan pelaksanaan peran sosial lainnya (Depsos, 2006).
Permasalahan anak jalanan sangat komplek dan terkait dengan permasalahan sosial yang lain. Hidup sebagai anak jalanan bukanlah meruapakan pilihan yang tepat. Mereka berada pada posisi yang tidak mempunyai masa depan yang jelas,dan keberadaan mereka tidak jarang menjadi masalah bagi banyak pihak. Perhatian terhadap nasib anak jalanan belum begitu besar dan mengena.padahal mereka juga bagian dari masayarakat kita. Mereka harus dilindungi,sehingga mereka mampu bertumbuh kembang menjadi manusia dewasa yang bermanfaat dan bermasa depan cerah.
 Peningkatan jumlah anak jalanan yang semakin banyak merupakan fenomena sosial yang perlu mendaparkan perhatian seris dari semua pihak,karena melihat situasi dan kondisi anak jalanan yang buruk. Fenomena anak jalanan bukanlah hal baru,dan upaya penangannya telah diupayakan oleh berbagai pihak,ternyata penangannya masih kurang berhasil. Anak jalanan adalah fenomena yang telah lama menjadi bagian dari perkembangan kehidupan di perkotaan.
Butuh kerjasama yang baik antara pihak-pihak tertentu yang megusahakan pelaksanaan penanganan masalah anak jalanan ini. Dalam upaya penanganan anak jalanan,masyarakat umum justru kurang dilibatkan. Masyarakat umum justru kurang tahu mengenai permasalahan anak jalanan dan upaya penangannya.  Padahal secara langsug,masyarakat adalah daya tarik utama anak jalanan. Masyarakat umum adalah alasan paling kuat untuk anak jalanan bertahan dan menikmati hidup di terminal.
Misalnya di wilayah Terminal Terboyo Semarang yang terdapat banyak anak jalanan perlu mendapatkan perhatian dan kepedulian yang serius. Berbagai tindakan  kekerasan dan eksploitasi secara langsung atau tidak langsung yang akan berpengaruh terhadap perkembangan kepribadiannya. Menjadi anak jalanan tidak hanya terbentur pada keinginan mendapatkan uang saja,tetapi juga pihak-pihak yang memanfaatkannya. Bentuk kekerasan dan eksploitasi serta dampak yang dialami anak jalanan di terminal sangatlah penting untuk dikaji karena anak jalanan merupakan generasi muda yang ikut menentukan masa depan bangsa.
Berdasarkan uraian tersebut,peneliti berusaha mengadakan penelitian yang berkaitan dengan masalah tersebut dengan judul ”KEKERASAN YANG DIALAMI  ANAK JALANAN DAN DAMPAK BAGI PERKEMBANGANNYA  (STUDI KASUS TERMINAL TERBOYO SEMARANG)”



B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan apa yang telah diuraikan,permasalahn dalam penelitian dapat diuraikan sebagai berikut :
1.      Faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi anak-anak menjadi anak jalanan?
2.      Bagaimana bentuk kekerasan dan pelaku terhadap anak jalanan di terminal?
3.      Bagaimana para anak jalanan menanggapi tindakan kekerasan yang sering mereka alami?
4.      Bagaimana dampak yang dialami anak jalanan setelah menerima tindakan kekerasan?

C.     Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini berdasarkan rumusan masalah di atas adalah  :
1.      Mengungkapkan dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi anak jalanan.
2.      Menggambarkan bagaimana bentuk tindakan keekrasan yang dialamai amnak jalanan dan pelaku tindakan tersebut
3.      Mengetahui bagaimana para anak jalanan menanggapi tindakan kekerasan tersebut
4.      Menjelaskan dampak-dampak yang dialami anak jalanan setelah adanya tindakan kekerasan yang mereka alami

D.    Manfaat Penelitian
Berdasarkan apa yang telah diuraikan di atas,maka penelitian ini diharapkan dapat mempunyai manfaat sebagai berikut :
1.      Manfaat Teoritis
a.       Mendapatkan penjelasan dan gambaran mengenai tindak kekerasan yang dialami para anak jalanan di Terminal Terboyo Semarang
b.      Menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca maupun peneliti mengenai anak jalanan yang dikaji dari dsudut pandang ilmu Sosiologi dan Antropologi
c.       Penelitian ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah kota terhadap penanganan anak jalanan di Terminal Terboyo Semarang.
2.      Manfaat Praktis
a.       Bagi masyarakat,dapat memberikan kesadaran untuk dapat lebih peduli dan memberikan perhatiannya bagi penanganan masalah anak jalanan.
b.      Bagi Pemerintah, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi pemerintah dan menentukan kebijakan yang berkaitan dengan permasalahan anak jalanan terlebih tentang perlindungan terhadap anak-anak jalanan.
c.       Bagi peneliti dan pembaca dapat menambah pengetahuan dan wawasan  sebagai bentuk  kepeduliannya terhadap anak jalanan.

6 komentar:

Abdanblokosuto mengatakan...

udah bagus neng..

tingkatin lagi

Galih Lumaksono mengatakan...

artikel yang diposting sudah cukup baik namun ada beberapa hal yang menarik untuk diberikan komentar. yang pertama yaitu mengenai ketidaksinambungan antara pendahuluan yang ada dengan tujuan dan rumusan masalah. hal ini menjadi terkesan mengurangi nilai tambah yang ada pada posting ini. satu hal lagi yaitu mengenai masalah penulisan, tolong dicek kembali karena ada beberapa kata ya ng kurang baku dan kesalahan penulisan. trima kasih

Sociology Edu mengatakan...

artikelnya enak untuk dibaca,mungkin kalau warna fontnya hitam jadi lebih jelas Ret, hehe

Anonim mengatakan...

udah bagus mbak....mungkin ada kekurangan di penomoran . tapi secara keseluruhan udah baik ..

Anonim mengatakan...

judulnya...kata makalah dihilangkan aja

Galih Pratama mengatakan...

materinya mantap non....

Posting Komentar

S P I R I T

Dalam Hidup Ini Semua Ada Waktunya ,

Ada Waktu nya Kita Merasakan Kebahagiaan,

Ada Juga Saatnya Kita Merasakan Kekecewaan,,

Layaknya Kuncup Bunga Yang Ada Waktunya Untuk Mekar,

Begitupun Dalam Kehidupan Ini,Yang Semua nya Ada Waktu nya Untuk Menjadi Indah.